Article

Gelar Wisata Budaya 2021

Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti menyelengarakan Wisata Budaya, pada Sabtu, 17 April 2021. Acara Wisata Budaya ini kini memasuki tahun ke-6, setelah absen pada tahun lalu karena pandemi Covid-19. Acara Gelar Wisata Budaya kali ini diselenggarakan secara hibrid dengan dihadiri oleh 16 orang tua secara offline di kampus STP Trisakti dan 250 orang tua secara online melalui platform zoom.

Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Fetty Asmaniati dalam sambutannya menerangkan, acara Wisata Budaya yang kali ini digelar dalam bentuk Webinar karena pandemi, bertujuan memberikan apresiasi kepada orang tua mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 sekaligus pengenalan berbagai daerah wisata di Indonesia, yang kali ini mengangkat tema destinasi wisata di Labuan Bajo melalui tur secara virtual. “Kami berharap acara ini dapat menjadi ajang silahturahmi antara STP Trisakti, Dosen dengan para orang tua mahasiswa sehingga tercipta hubungan yang baik dalam bekerjasama membimbing mahasiswa untuk mencapai tujuan yang diharapkan,” ujar Fetty dalam sambutannya.

Di kesempatan yang sama Fetty turut menyampaikan kabar gembira bahwa STP Trisakti sukses meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. “Terima kasih atas dukungan orang tua murid, mahasiswa, akademisi, para staf dan tentunya Yayasan Trisakti sehingga kita dapat meraih prestasi bersama ini,”urai Fetty.

Novita Widiastuti, Kepala Pusat Bisnis Kepariwisataan STP Trisakti dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para sponsor acara. “Di antaranya PT Sinar Meadow yang mendukung acara ini yang juga turut memberikan sumbangan renovasi ruangan kelas. Demikian pula dengan Yayasan Trisakti yang memberikan banyak dukungannya,” urai Novita.

Sementara Djanadi Bimo Prakoso Ketua Badan Pengurus Yayasan Trisakti menyampaikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang penuh keberagaman budaya, agama, suku bangsa. Serta dikaruniai dengan keindahan alam dan kekayaan flora dan fauna yang luar biasa. Meski demikian, papar Bimo, sapaannya, rakyat Indonesia harus terus bekerja keras untuk mengubah karunia ini menjadi berkat bagi seluruh penduduknya. “Karena itu meski pandemi tapi kita tidak boleh tidur, harus terus bekerja keras, agar ketika pandemi usai kita harus berlari kencang. Seperti kita contoh dari Cina yang di tahun 1998 ketika krisis ekonomi global justru membangun infrastruktur dan manusia besar-besaran. Sehingga saat krisis usai mereka langsung lari kencang,” pesan Bimo.

Acara pun dilanjutkan dengan bincang kewirausahaan dari Founder & CEO Gohan Tours Handaya J. Sunoto yang sekaligus alumnus STP Trisakti tahun 2008. Handaya merangkum prinsipnya dalam menjalankan usaha. “Ingat selalu untuk memupuk kekompakan dengan tim, jangan pernah menyerah, dan terus berusaha aktifkan pemasaran karena pasti pandemi ini akan berlalu,” tegas Handaya.

Acara dilanjutkan dengan Baking Demo oleh Tim Sinar Meadow yang mempraktikkan kunci sukses pembuatan Banut Cake, Layer Roll Cake dan Cookies Paitan yang lezat.

Sejumlah orang tua mahasiswa pun turut mengungkapkan kegembiraannya dapat mengikuti acara Webinar Wisata Budaya kali ini. Seperti Rahman Wiharjo yang anaknya kini tengah berkuliah di STP Trisakti. Rahman tidak ragu untuk meneruskan pendidikan anaknya di STP Trisakti karena dirinya meyakini pariwisata Indonesia akan semakin baik ke depan dan prospeknya semakin besar, terlebih usai pandemi kelak.

Adapun Ester, salah satu orang tua mahasiswa juga mengungkapkan hal serupa. “Bagi saya, acara ini sangat baik untuk menjalin hubungan antara orang tua, mahasiswa dan kampus. Acara ini juga semakin menambah wawasan kami mengenai wisata dan kuliner di Indonesia. Terima kasih STP Trisakti sudah menyelenggarakan acara ini,” puji Ester.

Acara ditutup dengan acara pengenalan program Penerimaan Mahasiswa Baru dan juga pengundian doorprize yang sangat ditunggu-tunggu oleh para peserta.

Author: Humas

Leave a Reply