IndonesianEnglishThaiChinese (Simplified)KoreanJapaneseFrenchGerman

Article

Sharing:

STP Trisakti Luluskan 651 Mahasiswa


Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti meluluskan 651 mahasiswa dalam acara Wisuda Program Studi Pasca Sarjana, Sarjana, Sarjana Terapan dan Diploma 3 dan Diploma 1  berlangsung di Jakarta Convention Center, Jakarta Sabtu 5 Oktober 2019. Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (Ibu Fetty Asmaniati) menerangkan, 85-90% lulusan STP Trisakti sudah bekerja, bahkan lebih dari 50%-nya sudah dikontrak perusahaan sebelum mereka lulus. “Tuntutan bagi institusi pendidikan yakni menyiapkan SDM yang siap bekerja, tepat guna, dan sesuai dengan kebutuhan industry. Termasuk SDM kreatif dan inovatif yang mampu berusaha sendiri dan membuka lapangan-lapangan pekerjaan baru.”

Hal tersebut dapat diwujudkan dengan bantuan dari berbagai pihak, khususnya para mitra industry dan pemerintah. Berbagai pihak tersebut dapat menyediakan tempat praktik kerja di perusahaan, Beasiswa Unggulan Kemendikbud, hingga berbagai desa wisata binaan yang menjadi tempat kuliah kerja nyata (KKN) bagi mahasiswa. Sebagai salah satu poin unggulan yang diusung STP Trisakti dalam mendidik mahasiswanya ialah membangun kedisplinan, attitude, serta mentalitas dalam bekerja di sektor pariwisata dalam menunjang skill yang diajarkan. “Hasilnya, dari sektor industry yang bermitra mengakui adanya perbedaan output yang lebih baik bagi para pekerjanya.”

Sebagai contoh Fenny, salah satu wisudawati terbaik Sarjana Terapan jurusan Perhotelan STP Trisakti mengakui pendidikan di STP Trisakti yang menerapkan aspek disiplin, attitude, serta mentalitas bekerja terbukti sangat bermanfaat baginya. Hasilnya Fenny yang menjadi salah satu wisudawan terbaik sebelum diwisuda sudah bekerja di JW Marriot Hotels, bahkan sebelum dirinya lulus kuliah. “Saat kuliah di STP Trisakti Fenny menyampaikan telah dididik untuk beradaptasi dengan etos dunia kerja di industry pariwisata, yakni berhubungan langsung dengan tamu atau sebagai frontliner sehingga sejak awal sudah dididik mentalitasnya. Karena di perhotelan jam kerjanya tidak biasa, dan bidang jasa memang lebih melelahkan, sehingga di sini kami lebih diarahkan membangun softskill, disiplin serta memiliki mentalitas yang baik.”

Bapak RMW Agie Pradipta, Head of Student Affairs Division STP Trisakti juga menyebutkan di kampusnya, mahasiswa tidak hanya disiapkan dari sisi intelektualitas, namun sekaligus aspek emosional dan spiritual. “Karena factor intelektualitas menyumbang 30% dalam kesuksesan seseorang, 70%-nya karena kecerdasan emosional dan spiritual.

Untuk mengasah mahasiswa secara emosional dan spiritual STP Trisakti sendiri memiliki barisan Unit Kegiatan Mahasiswa yang prestasinya tidak bisa dipandang remeh karena sudah memenangkan kontes hingga pentas global. Di antaranya UKM Paduan Suara STP Trisakti yang kerap memenangkan lomba paduan suara di Eropa. Unit kegiatan paduan suara STP Trisakti sudah empat kali juara di Benua Eropa. Tahun depan kami akan ikut serta dalam turnamen di Perancis dan kami yakin akan membawa hasil gemilang kembali.

Selain UKM, STP Trisakti juga memiliki unit kegiatan kokurikuler yakni Trisakti Food Team, Trisakti Pastry Club, Trisakti Coffee Society, Trisakti Research Club, Trisakti Language Club, Trisakti Travelling Club, dan Trisakti Entrepreneur Club. “Bedanya dengan UKM, ketujuh klub kokurikuler ini inline dengan kurikulum STP Trisakti, artinya bidangnya terdapat dalam mata kuliah STP Trisakti.

Prestasi yang telah ditorehkan klub-klub ini pun sama gemilangnya dengan UKM STP Trisakti. Trisakti Food Team contohnya, telah menjuarai telah menjuarai kompetisi kuliner di mancanegara. Di antaranya lomba bergengsi Chef Ultimate 2019 di Thailand lomba masak Food Hotel Indonesia. Kami yakin kecerdasan emosional akan membuat orang mampu berinovasi dan berkreasi. Dengan demikian kami yakin lulusan kami akan mampu menjadi lulusan yang beradaptasi menghadapi industry 4.0.


Author: admin-oke

Leave a Reply

76 − 67 =

(Visited 45 times, 2 visits today)