IndonesianEnglishThaiChinese (Simplified)KoreanJapaneseFrenchGerman

Article

Sharing:
  • 26
    Shares

Yayasan Trisakti: Menciptakan Sumber Daya Manusia Unggul berkarakter Pancasila.


Memasuki usia ke-53 pada tanggal 27 Januari 2018, Yayasan Trisakti bertekad membawa perguruan tinggi dibawah naungannya berada di perangkat 10 terbaik Indonesia. Berbagai upaya akan dilakukan, tak hanya pada sarana dan prasarana kampus, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Trisakti Dr. Djanadi Bimo Prakoso, MPA., M.Sc pada acara puncak Ulang Tahun Yayasan Trisakti yang diselenggarakan pada tanggal 28 Januari 2018 di JW Marriot.

Peringatan HUT Yayasan Trisakti dilakukan dengan menggelar sejumlah rangkaian acara yang dimulai pada Kamis (10/1) hingga Senin (28/1). Dan acara puncak dengan tema Peran Yayasan Penyelenggara Pendidikan Tinggi dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia, dihadiri 350 orang yang berasal dari unsur pemerintah, mitra industri, karyawan, dan masyarakat. Hadir diantaranya ketua Lldikti, Ketua Wantimpres/ketua IKAL/Ketua Umum PEPABRI, Jajaran pimpinan dari Kementerian Perhubungan,  serta  jajaran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Yayasan Trisakti pada kesempatan ulang tahun ini juga mengembangkan acara sosial yang telah dilaksanakan , yaitu pemeriksaan kesehatan dan tes mamografi secara gratis serta bantuan kepada korban bencana alam.Bimo Prakoso mengatakan harapan panjang ke depan Yayasan harus lebih hebat lagi, lebih giat bekerja, selalu mengutamakan gotong royong serta bekerja dengan team work. Momen ulang tahun ini menjadi bentuk evaluasi segala kekurangan dan kelebihan untuk memperbaiki tindak lanjut ke depan lebih baik sesuai dengan visi, misi dan nilai-nilai luhur Yayasan Trisakti. “Harapan untuk mahasiswa di Perguruan Tinggi di bawah nauangan Yayasan Trisakti selalu handal, bekerja keras dan jujur serta bermanfaat bagi masyarakat, dengan cara memberikan kesempatan praktik ditengah masyarakat,” kata Bimo di Jakarta, Kamis (24/1).

Pada kesempatan lain, Ketua Panitia HUT Yayasan Trisakti, Agie Pradhipta menambahkan tema peringatan HUT Ke-53 Yayasan Trisakti ialah Menciptakan sumber daya manusia unggul yang berkarakter Pancasila. “Sesuai tema, kami (Yayasan Trisakti) ingin mewujudkan karakter manusia yang unggul,” kata Agie, di Jakarta, Rabu (23/1).

Ziarah Kubur

Rangkaian acara HUT ke-53 Yayasan Trisakti diawali dengan ziarah kubur para pendiri Yayasan Trisakti Terdapat tiga tempat makam yang dikunjungi, di awali di TMP Kalibata  dilanjutkan ke Makam Jeruk Purut  dan  Tanah Kusir. Adapun Di TMP Kalibata terdapat 3 tokoh Pendidikan serta Pahlawan Nasional, sebagai Pendiri Yayasan Trisakti, diantaranya alm. Prof. Syarief Thayeb Rektor Universitas Trisakti, alm. Sindhunatha Ketua Pengurus Yayasan dan  alm. Bambang Soemarsono TMP Kalibata, sementara alm. H.M Koesdarto Hadimoeljo Pengurus Yayasan dan alm. Ir. Trisulo Djokopurnomo Pembina Yayasan yang dimakamkan di TPU Jeruk Purut, serta Alm. H. Mulyatno Shindudarmoko Ketua STPT, Alm. Siti Maryam Mihardjo Ketua STPT dan Alm. Kartono Kadri Rektor dimakamkan di TPU Tanah Kusir. (10/1). Ketua Dewan Pembina Yayasan Trisakti, Harry Tjan Silalahi, saat memimpin penghormatan di TMP Kalibata mengingatkan pesan para pendiri bahwa seluruh civitas pendidikan di bawah Yayasan Trisakti agar mendidik generasi muda sebagai penerus bangsa sebagai patriot Indonesia, yaitu sebagai insan yang melandaskan diri pada Pancasila, melandaskan diri pada cinta Tanah Air yang pluralis dan bineka, serta tetap bersatu dalam bingkai NKRI. Lanjutnya, hingga saat ini seluruh keluarga besar Yayasan Trisakti akan terus melaksanakan pesan tersebut.

Upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (17/1)

Pada rangkaian acara HUT tersebut, pengurus Yayasan Trisakti, para pimpinan Sekolah Tinggi dan Institut Trisakti, beserta jajaran dosen dan karyawan juga melakukan upacara Hari Kesadaran Nasional di area lapangan futsal Institut Transportasi dan Logistik Trisakti di daerah Kebon Nanas, Jakarta Timur, pada Kamis (17/1). Ketua Umum Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso MPA Msc, memimpin upacara selaku inspektur upacara. Pada kesempatan itu diingatkan seluruh instansi pendidikan dan civitas akademia Yayasan Trisakti agar selalu disiplin dalam setiap menjalankan tugas dan penih pengabdian kepada NKRI.

Seminar Deteksi Dini Kanker Payudara (19/1)

Dalam upaya meningkatkan Kesehatan Dosen, Karyawan dan Mahasiswa, Yayasan Trisakti dan YKPI Gelar Seminar Deteksi Dini Kanker Payudara. Ketua Umum Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), Linda Agum Gumelar S.Ip memberikan paparan tentang pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara. Survivors Kanker Payudara ini juga melihat bahwa Permasalahan penderita Kanker Payudara yang tidak tertolong, karena belum meratanya informasi tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara,kebayakan mereka datang ke dokter sudah dalam stadium lanjut, padahal jika bisa terdeteksi dini, maka angka harapan hidupnya lebih tinggi dan bisa disembuhkan. Untuk itu YKPI terus mendorong kaum perempuan untuk mau melakukan deteksi dini dengan program SADARI dan SADANIS, tegasnya. Ketua Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso disela acara tersebut menegaskan, bahwa Seminar Deteksi Dini Kanker ini merupakan bentuk kepedulian yayasan pada seluruh dosen, karyawan maupun mahasiswa, dari semua Sekolah Tinggi maupun ITL Trisakti yang berada dibawah Yayasan Trisakti, banyak upaya yang dilakukan Yayasan Trisakti yang hari ini sudah berusia 53 tahun, kita ingin meningkatkan kesejahteraan seluruh staf karyawan maupun dosen, dan Deteksi Dini Kanker Payudara merupakan bentuk investasi jangka panjang. Kita sangat memperhatikan kesehatan, jika ada penyakit agar segera diobati, sehingga perkuliahan berjalan dengan baik, serta mereka dapat bekerja dengan tubuh yang sehat dan melayani masyarakat dengan baik, tegasnya.

Strategic Employee Gathering (SEG)(20/1)

Yayasan Trisakti bersama seluruh civitas akademika Sekolah Tinggi dan Institut Triakti dibawah naungan Yayasan Trisakti menyelenggarakan Strategic Employee Gathering (SEG)di Kinasih Resort Caringin Bogor (20/1). Diikuti sebanyak 493 orang peserta kegiatan ini diisi dengan Funwalk, Fun games,Panggung Gembira dan Doorprize.Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menjaga kebersamaan dan keakraban dengan para karyawan yang berasal dari unit yang berbeda. Kegiatan SEG ini telah dilaksanakan sebanyak 3 kali. Saat acara seminar kanker payudara seluruh karyawan yang hadir memberikan bantuan kepada korban Tsunami Selat Sunda. Total bantuan yang terkumpul mencapai Rp31.770.000 dan dana tersebut langsung disalurkan kepada korban tsunami. “Perayaan ulang tahun kali ini terasa sangat spesial karena selain dapat membantu warga sekitar, Yayasan Trisakti juga berkesempatan memberikan bantuan kepada korban Tsunami di Selat Sunda,” imbuh Teguh.

Seminar Strategi Peningkatan JJA Lektor kepala dan Guru Besar (22/1)

Rangkaian Kegiatan lainnya adalah Seminar Strategi Peningkatan Jenjang Jabatan Akademik Lektor kepala dan Guru Besar yang di selnggarakan di STIE Trisakti (22/1). Sebagai narasumber Prof Ali Gufron Mukti Dirjen Sumberdaya Iptek Kemenristekdikti mengapresiasi dukungan Yayasan Trisakti dalam mendorong Dosen untuk meningkatkan jenjang jabatan akademiknya. Beliau juga menyatakan bahwa Kemenristek Dikti terus mendorong Dosen agar meningkatkan penelitian dan menghasilkan inovasi baru dengan menulis di jurnal-jurnal yang bereputasi. Diakuinya budaya menulis di lingkungan perguruan tinggi masih perlu peningkatan, sehingga melalui seminar yang dilakukan ini merupakan strategi yang sangat bagus.

Sementara dalam sambutannya, Ka. Sekretaris Umum Yayasan Trisakti, Dr Sulistyowati menegaskan, bahwa untuk meraih jabatan akademik dosen saat ini memang lebih sulit dibanding tahun-tahun sebelumnya, banyak pengajuan yang ditolak, bisa karena kesalahan administratif maupun belum melengkapi persyaratan yang terbaru, untuk itu melalui para pembicara hari ini diharapkan akan mampu meningkatkan jabatan dari dosen, Lektor, Lektor Kepala hingga Guru Besar/ Profesor, dan Yayasan Trisakti akan terus mendorong dan memfasilitasi setiap peningkatan jabatan dalam mendukung peningkatan kompetensi dosen, harapnya.

Pemeriksaan kesehatan gratis (23/1)

Pemeriksaan kesehatan gratis diberikan Yayasan Trisakti dengan cara menyebar kupon yang dibantu perangkat desa, yaitu ketua RT Rawasari, terdapat 5 RT yang masing-masing mendapat 20 kupon pemeriksaan kesehatan gratis, lalu langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kupon saya dapat dari Ketua RT langsung dengan itu lebih mudah didapat, lalu acara pemeriksaan kesehatan gratis ini juga sangat membantu karena lokasinya sangat dekat di lingkungan sendiri, sangat mudah, dan sangat membantu bagi lansia, selain pemeriksaan kesehatan juga saya dapat sembako,” ujar Triwahyuningsih, 46, salah satu pasien pemeriksaan kesehatan gratis. Deteksi dini kanker payudara gratis juga sangat membantu para masyarakat sekitar dalam mendeteksi dini. Hal ini dibenarkan Siti Maesaroh, 48, pasien pemeriksaan deteksi dini kanker payudara, “acara ini sangat positif dan membantu untuk pemeriksaan deteksi dini, kesempatan pemeriksaan ini sangat langka karena kalau cek kesehatan pribadi memakan biaya tinggi, dan kebetulan saya bisa dapat secara gratis disini” ungkap siti.

Perayaan Ulang tahun kali ini akan menjadi patokan untuk kegiatan selanjutnya dengan ruang lingkup yang akan diperluas serta kegiatan kemasyarakatan ini akan ditingkatkan untuk menjalin hubungan yang baik antara masyarakat dengan Unitsatdikti.***trd


Author: admin-oke

(Visited 208 times, 1 visits today)