IndonesianEnglishThaiChinese (Simplified)KoreanJapaneseFrenchGerman

Article

Sharing:

Katowice, Polandia

Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Ibu Fetty Asmaniati, SE., MM bersama Ketua Yayasan Trisakti Bapak Dr. Bimo Prakoso hadir dalam Konferensi pengendalian perubahan iklim global yang berlangsung di Katowice, Polandia, 9 – 14 Desember 2018.

Pada kesempatan diskusi panel di Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim (COP UNFCCC) ke-24 di Katowice, Polandia, Rabu (12/12) waktu setempat Fetty Asmaniati mengatakan, sejumlah aktivitas pemberdayaan masyarakat dilakukan di Desa Sungsang. Di antaranya adalah peningkatan pendapatan melalui pengolahan dan pengemasan hasil produksi. “Produk yang dihasilkan masyarakat mendukung pengembangan Ekowisata Sembilang,” ujarnya.

Dilain kesempatan Direktur Eksekutif Yayasan Belantara Sri Mariati menyatakan, sebagai lembaga penggerak dana hibah, Yayasan Belantara mengembangkan jejaring yang melibatkan pemerintah, dunia usaha dan organisasi masyarakat sipil untuk membiayai aktivitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat tapak. Ada empat fokus penyaluran pendanaan yang difasilitasi Yayasan Belantara. Pertama, perlindungan hutan dan keanekaragaman hayati dengan areal jangkauan komitmen seluas 836.000 hektare (ha), lalu restorasi hutan seluas 7.581 ha, pendampingan perhutanan sosial seluas 70.249 ha, dan pemberdayaan 84 desa. “Salah satu aktivitas yang kami dukung ada di Desa Sungsang, Sumatera Selatan, bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pariwiata Trisakti,” ucapnya.

Author: lihan

Leave a Reply

2 + 8 =

(Visited 4 times, 1 visits today)