Article

Sharing:

KOMPAS BIKE JATENG GAYENG | Hari Ketiga: 12 Maret 207

Hotel Puri Asri yang memiliki kelas bintang lima ini terletak dekat dengan Sungai Progo. Dengan suasana yang asri terasa berat meninggalkan hotel ini dan ingin tinggal satu malam lagi. Namun perjalanan harus dilanjutkan. Setelah bermalam di hotel ini maka para peserta gowes pada pagi hari sekitar pukul empat pagi sudah bangun. Kemudian menikmati santap pagi yang sudah disediakan di Restoran Pringgodani.

Hari ini (Minggu, 12 Maret 2017) adalah etape terakhir event gowes ini. Dengan menempuh jarak sejauh 110 Km, rute Magelang-Semarang akan ditempuh dalam waktu 9-10 jam. Adapun rute yang akan ditempuh adalah melalui jalur Kopeng. Kawasan Kopeng dikenal sebagai tujuan wisata pegunungan di kabupaten Magelang. Dengan ketinggian 1.300 meter dpl maka rute gowes pada etape terakhir ini menjadi menantang.

Peserta memulai perjalanan pada pukul 06.06 pagi setelah diawali dengan doa dan briefing oleh road captain. Minggu pagi di Kota Magelang masih terlihat sepi. Beberapa masyarakat terlihat sedang melakukan kegiatan olahraga di alun-alun. Rombongan gowes mulai meninggalkan kota Magelang menuju pertigaan menuju Kopeng.

Sekitar pukul 06.15 peserta sudah memasuki jalan raya Magelang-Kopeng. Di jalur inilah perjuangan peserta gowes dimula. Dimulai dari kota Magelang yang berada di ketinggian 300 meter dpl  maka rombongan mulai terpisah karena ada yang terbiasa dengan jalan menanjak. Namun perjalanan gowes yang berat dan menanjak ini tidak terasa karena udara masih sejuk dan matahari baru mulai menampakan wajahnya.

Beberapa checkpoint bagi pesertapun tersedia, terutama untuk lokasi bagi peserta yang ingin beristirahat karena panjangnya tanjakan yang dilalui. Rombongan juga diiringi kendaraan evakuasi dan ambulance mengingat para peserta sebagian ada yang sudah berusia lanjut.

Adalah Bapak Sarwono, peserta paling tua umurnya (75 tahun) yang berasal dari Klaten. Setelah berusaha keras namun Pak Sarwono akhirnya dievakuasi mengingat beratnya rute yang dilalui dan target waktu kedatangan di Kota Semarang.

Menjelang pukul 9 pagi matahari sudah mulai panas. Di jalan raya yang menghubungkan dataran tinggi Kopeng dan Magelang ini terlihat pemandangan yang indah, terutama dua gunung berapi yang terkenal di Jawa Tengah, Merapi dan Merbabu. Sambil menggowes beberapa peserta melalukan foto stop dengan berlatarbelakang gunung Merapi dan Merbabu.

Menjelang area Kopeng, perjalanan semakin panas dan masih menanjak. Pesertapun banyak yang beristirahat di warung untuk minum. Beruntung menjelang pukul 11 udara sedikit mendung dan akhirnya bisa mencapai ke lokasi restoran untuk santap siang, setelah melewat jalan menanjak dan kemudian menurun kembali.

Setelah makan siang maka perjalanan dilanjutkan menuju Kota Semarang dengan melewati Salatiga, Bawen dan Ungaran. Jalan menurun setelah santap siang cukup membantu menghemat tenaga dan menambah kecepatan sepeda. Namun ketika sampai Bawen perjalanan kembali berat karena melewati jalan menanjak menuju Ungaran di siang hari yang sangat panas. Hujan deras pun menggantikan terik panas matahari ketika memasuki wilayah Bawen sampai memasuki wilayah Ungaran.

Akhirnya setelah melewati Ungaran dan mendekati Kota Semarang, perjalanan peserta Kompas Bike Jateng Gayeng selama tiga hari memasuki garis finish di Kota Semarang, tepatnya di Kantor Bank Jateng yang terletak di Jalan Pemuda. Acara penutupan dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ganjar Pranowo. Pesertapun mendapatkan sertifikat dan medali sebagai peserta dan finisher event gowes ini.


Lihat juga

Author: admin-oke

Leave a Reply

+ 39 = 45

(Visited 54 times, 1 visits today)