Article

Sharing:

Dalam rangkaian pelaksanaan Diklat Sekolah Staff dan Pimpinan Kementrian Luar Negeri (SESPARLU), Pusdiklat Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan  kegiatan Culinary Diplomacy dalam bentuk COOKING COMPETTION di Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti pada Jumat, 15 April pukul 09.00 – 11.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 13 (tiga belas) peserta yang diantaranya telah memiliki pengalaman kerja lebih dari 15 tahun dan telah menduduki berbagai jabatan pimpinan di Kementerian Luar Negeri.

Diklat SESPARLU adalah salah satu tempat peningkatan kompetensi kepemimpinan diplomat senior. Diklat SESPARLU Angkatan ke-53 ini akan membekali para peserta dengan empat aspek Ethical Leadership dan pemahaman tentang Strategic Issues yang terkait dengan visi Presiden Joko Widodo mengenai penegasan karakter maritim Indonesia, ekonomi, perbatasan, dan perlingdungan.

Dalam kegiatan Culinary Diplomacy ini, Diklat SESPARLU turut mengundang diplomat senior dari 10 negara untuk turut berpartisipasi dalam Diklat SESPARLU Internasional. Diklat dengan peserta asing ini bertujuan untuk: Pertama, Memperkenalkan dan memperdalam pemahaman diplomat asing tersebut tentang situasi politik-ekonomi-sosbud Indonesia. Hal ini niscaya dapat membantu perkuat upaya penyebaran Soft power Indonesia; Kedua, mengembangkan jejaring diplomat Indonesia dengan diplomat asing. Para diplomat asing ini berpotensi untuk menjadi friends of Indonesia setelah mereka kembali ke Negara mereka.

Salah satu upaya untuk mewujudkan tujuan tersebut diatas, Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti menyelenggarakan kegiatan Lomba Memasak dengan mengangkat tema “Indonesia Culinary of Diversity”. Menu yang di lombakan adalah Sate Lilit, Salad Seafood Nusantara &  Dadar Enten. Peserta yang mengikuti Lomba Memasak sebanyak 21 orang, yang dibagi dalam 5 kelompok.

Kegiatan Lomba Memasak ini memiliki tujuan untuk memperkenalkan keanekaragaman masakan Indonesia dimana nantinya para peserta Diklat SESPARLU ini dapat menyajikan makanan Indonesia sebagai Gastrodiplomacy yang merupakan salah satu bagian Diplomasi Kebudayaan Indonesia.

Author: admin-oke

Leave a Reply

(Visited 75 times, 1 visits today)